Bergabung dengan komunitas kami untuk terhubung dengan orang-orang di Bina Antarbudaya:

Tribute to Indonesia AFS & YES Abroad YP 16-17

Sebanyak 29 siswa-siswi asing yang sedang mengikuti pertukaran pelajar di Indonesia beberapa hari lagi akan meninggalkan Indonesia dan kembali ke negara asalnya. Dua puluh Sembilan anak yang akan kembali ke negara asalnya akan mempersembahkan kelihaian mereka selama hidup hampir satu tahun di Indonesia pada Jumat, 14 Juli 2017. Selain itu, mereka juga akan berbagi cerita dan pengalaman mereka selama hidup di Indonesia.

Acara yang diberi nama “Tribute to Indonesia” ini akan menampillkan 29 anak AFS & YES yang tinggal di Indonesia untuk unjuk bakat menari dan menyanyi. Bakat dan persembahan yang akan mereka tampilkan bukanlah hal yang mudah bagi mereka. Menetap di Indonesia membuat mereka banyak hal belajar sesuatu yang baru dari tempat yang baru beserta budaya yang barunya.

Hal ini dirasakan oleh siswa AFS yang  berasal dari Jepang dan menetap di Chapter Denpasar. Pada malam Tribute to Indonesia ini ia menampilkan tarian khas Bali tidak lupa beserta kostum lengkap adat Bali. Beberapa siswi AFS & YES pun menggunakan pakaian adat baju Bodo khas Makassar. Mereka tampak cantik dengan hiasan yang digunakan dikepalanya. Selain menari, anak-anak ini pun unjuk bisa dengan membaca puisi dan bermain drama. Setiap dari mereka mempresentasikan kebisaan mereka dengan merepresentasikan daerah dimana mereka tinggal ketika di Indonesia.

Bergulir ke acara selanjutnya, haru biru pun dirasakan ketika acara semakin dekat dengan penghujung acara. Beberapa orang tua angkat atau host fame ada yang maju ke atas panggung mewakili host fame lainnya untuk memberikan pesan dan kesan selama menjadi Host Fame.

“Merasa kehilangan dan rasanya sangat aneh ketika melihat ke kamar bahwa  ia sudah tidak lagi tinggal bersama kami” ujar salah satu host fame yang hadir pada malam Tribute to Indonesia. Rasa haru pun tidak hanya dirasakan oleh para host fame saja, hosting students pun merasakan hal yang sama ketika malam ini, bahkan ada beberapa diantara mereka terus memeluk keluarga angkat yang telah mereka anggap seperti keluarga sendiri.

Acara pun telah sampai pada penghujungnya. Semua siswa harus berpamitan dengan keluarga angkat mereka masing-masing. Sebelum mereka berpisah, berfoto adalah kegiatan yang tidak dapat dihiliangkan setiap tahunnya. Selain berfoto bersama keluarga angkatnya, mereka juga berfoto dengan perwakilan embassy dari setiap asal negaranya yang telah hadir .

Terima kasih untuk Siswa-siswi hosting students, semua perwakilan embassy, host fame, Dewan, Kakak-kakak panitia,  dan staff yang telah menghadiri dan mengatur jalan acara ini agar dapat berjalan sebaik mungkin.

 

 

 

 

 

 

Volunteer Exchange Goes to Bangalore, India!

Program pertukaran Relawan Bina Antarbudaya "Volunteer Exchange", yang rutin setiap tahunnya dilakukan.

Let's Hear Her Netherlands's Experience

This time we'll hear Cynthia's story about her first two months in Netherlands! What did she mean with "the worst part" of her ongoing year?